Tampilkan postingan dengan label Resiko. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Resiko. Tampilkan semua postingan

24.7.09

Gaya Hidup Masakini

Posted by Abu Azzam On 14.16 No comments
Ada pepatah mengatakan bahwa kesehatan manusia terletak pada perut. Bila perut dijejali dengan makanan yang baik dan sehat, tentu akan sehat pula seluruh tubuh manusia. Namun, bila perut manusia itu selalu dijejali dengan makanan yang mengandung sampah, racun, ataupun zat-zat yang sangat membahayakan tubuh, maka tentu saja perut akan menjadi bom waktu bagi kesehatan tubuh. Bom waktu itu pun sewaktu-waktu akan meledak dengan munculnya berbagai penyakit.

Kelebihan kolesterol dan lemak jahat akan menghambat peredaran darah dari dan menuju jantung, dan juga ke seluruh tubuh. Bila aliran darah menuju jantung tersumbat, maka dapat dipastikan bahwa penyakit jantung akan mengintai. Bahkan, seseorang dapat mati mendadak apabila terkena serangan jantung koroner yang orang awam menyebutnya sebagai penyakit angin duduk. Penyakit jantung koroner inilah pembunuh manusia nomor satu di jagat raya.

Bila aliran darah dari dan ke jantung mengalami hambatan, tentu kinerja jantung akan semakin cepat dan tidak teratur. Karena begitu cepatnya jantung memompa darah, maka muncullah tekanan darah tinggi yang dapat menyebabkan pecahnya pembuluh darah otak. Akhirya, pecahnya pembuluh darah tersebut dapat menimbulkan penyakit memetikan yag bernama stroke. Pembunuh manusia paling berbahaya setelah jantung dan kanker.

Tidak hanya itu makanan juga bisa menyebabkan kanker pada manusia, terutama kanker saluran pencernaan. Misalnya, terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang diasap atau diasamkan (dalam bentuk acar) dapat meningklatkan resiko terjadinya kanker lambung. Beberapa penlitian juga mengungkapkan bahwa pola makan tinggi lemak meningkatkan resiko terjadinya kanker usus besar, rahim dan payudara.

Peminum alkohol memiliki resiko yang tinggi terhadap kanker. Konsumsi alkohol sebanyak dua gelas atau lebih per hari dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker mulut, kerongkongan, hati dan payudara. Risiko kanker tersebut akan meningkat lagi bila disertai merokok atau menggunakan produk tembakau.

Segala penyakit yang diterangakan di atas tentu bermula dari asupan makanan, minuman, rokok dan berbagai zat luar ke dalam tubuh. Lalu, makanan seperti apakah yang menjadi racun bagi tubuh?
Seperti yang telah disinggung, makanan sampah atau junk food, adalah salah satu penyebab mengapa racun mengendap dalam tubuh. Namun ironisnya, pola konsumsi junkfoood menjadi tren di masyarakat kita. Entah itu sebagai gaya hidup, prestise, demi alasan kepraktisan, efisiensi hidup ataupun alasan-alasan lain yang menjadi pembenar untuk mengkonsumsi makanan sampah tersebut.

Selain makanan sampah, gaya hidup juga membenarkan dikonsumsinya alkohol, rokok dan bahkan narkoba. Semakin ruwetnya permasalahan manusia, tentu akan semakin membuat manusia stress dan mengalami depresi. Sebagai salah satu hiburan untuk segala derita dan depresinya, orang memilih berhura-hura ke berbagai tempat gemerlap yang sudah pasti menawarkan rokok, alkohol dan juga narkoba.

Sekarang tinggal terserah anda. Gaya hidup mana yang anda inginkan.

Mari kita rubah gaya hidup kita yang selama ini kurang baik menjadi baik dan yang sudah baik kita tingkatkan supaya menjadi lebih baik lagi...

10.3.09

Resiko Kurang Gerak dan Olah Raga

Posted by Abu Azzam On 08.45 No comments

Bagi mereka yang kurang gerak dan olah raga harus berhati-hati, karena mereka kemungkinan besar akan memiliki resiko seperti dibawah ini:

  1. Meningkatnya berat badan yang akan menjadi beban berat berbagai organ tubuh, persendian, dan otot-otot.
  2. Mengerutkan dan mengurangi ukuran otot sehingga menjadikannya tidak mempu bekerja dengan baik.
  3. Menimbulkan rasa nyeri pada punggung serta kekakuan pada persendian dan tulang punggung
  4. Mengecilkan dan mengurangi kemampuan jantung, disamping menyebabkan timbulnya penyakit-penyakit jantung seperti tekanan darah tinggi atau tekanan darah rendah.
  5. Berkurangnya kondisi sehat setelah kerja keras yang dilakukan.
  6. Mengurangi jumlah jam produktif karena kurang gerak dan kebugaran fisiknyapun berkurang.
  7. Berkurangnya simpanan energi kimiawi sehingga kemampuan tubuh berkurang dalam menghadapi tuntutan fisik.
  8. Terjadi banyak penyakit seperti luka, kesulitan pencernaan, stress menahun, dan depresi.
  9. Bertambahnya frekuensi detak jantung dan pernafasan saat melakukan gerak kerja fisik.
  10. Mudah capai dan letih akibat kerja apapun.
  11. Berkurangnya kemampuan tubuh untuk menyerap oksigen. Ini berarti menyebabkan turunnya kemampuan fisik.
  12. Mengurangi kelenturan tubuh dan ekuatan otot, dan selanjutnya mengurangi daya tahan tubuh.
  13. Meningkatnya kadar lemak dalam tubuh yang kemudian menimbulkan beban pada tubuh sehingga tidak energik.
  14. Meningkatkan kadar kolesterol dalam darah yang menyebabkan terjadinya penebalan pembuluh nadi dan menjadikan tubuhnya memiliki resiko tinggi.
  15. Menyebabkan kegemukan yang menimbulkan berbagai permasalahan seperti pencernaan, nyeri dibagian bawah punggung, lekukan pada bagian bawah punggung, dan tekanan dibagian antara perut dan dada.
  16. Menimbulkan masalah pada organ pernafasan berupa tekanan pada paru-paru, tertutupnya saluran udara, dan kesulitan bernafas.
  17. Tidak berfungsinya kandung kemih, liver, dan organ-organ vital lainnya.
  18. Meningkatnya kadar gula dalam darah yang menyebabkan mudah terkena berbagai penyakit.
  19. Secara umum, tubuh menjadi mudah lemas, tidak energik, dan kurang bergairah.
Paling tidak seperti itulah kemungkinan yang akan terjadi bagi mereka yang kurang gerak dan olah raga.
Apakah anda memiliki poin-poin diatas?.....
Waspadalah....Waspadalah....Kematian dapat terjadi dimana saja.
Mari kita segera mengantisipasi dan mencegahnya dengan banyak gerak dan berolahraga secara teratur.