Jika diantara masyarakat kita ada yang memiliki semangat untuk berolahraga tentunya itu sudah point positif untuk menjaga kesehatan dan kebugaran, tetapi yang perlu diperhatikan adalah apakah olahraga tersebut sudah pas bagi mereka.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam berolah raga agar kesehatan dan kebugaran kita dapatkan, bukannya penyakit yang kita dapatkan setelah berolah raga atau hal lain yang sifatnya negatif yang tidak kita inginkan dikarenakan salah memilih jenis olah raga yang tepat.
Bagi anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan dan dalam proses pembentukan karakter serta intelegensia maka untuk mereka perlu diperhatikan hal-hal berikut dalam berolah raga:
Bagi orang dewasa yang perlu diperhatikan dalam berolah raga adalah usia, berat badan, dan kondisi fisik.
Orang yang memiliki berat badan berlebih/gemuk sangat tidak dianjurkan untuk melakukan olah raga lari, dan olah raga lainnya yang sangat mengandalkan tumpuan pada lutut seperti lompat tali, lompat jauh, dsb. Jika hal tersebut dilakukan kemungkinan besar akan terjadi cedera pada lutut yang akhirnya bukan kesehatan dan kebugaran yang didapat tapi justru penyakit.
Orang gemuk secara definisi adalah orang yang memiliki kadar lemak dalam tubuh melebihi 30%.
Mereka yang memiliki berat badan berlebih/overweight bisa mengganti lari dengan berjalan santai yang berdurasi minimal 30 menit, atau dengan senam dan olahraga ringan lainnya. Jika ingin berat badannya turun dengan olah raga cobalah melakukan senam ringan yang dibantu dengan olah nafas (pernafasan). Walaupun gerakannya ringan tapi jika dilakukan dengan pernafasan maka akan membantu proses pembakaran lemak dalam tubuh dan keringatpun dapat keluar tanpa harus berlari yang dapat membuat cedera pada lutut. Atau juga dapat melakukan olah raga aerobik (jangan salah persepsi....)
...lihat disini...
Untuk mereka yang lanjut usia atau berumur 60 tahun keatas olah raga yang sangat direkomendasikan adalah jalan santai dan senam, terutama senam pernapasan.
Dalam hal ini, tujuan olahraga bagi manula cenderung ke arah sehat (peningkatan kebugaran). Olahraga kesehatan yang dipilih sebaiknya yang bersifat massal, tanpa alat, murah dan meriah (sesuai dengan intensitas/takaran dan kemampuan), mudah dilakukan, dan bermanfaat serta aman. Sebagai contoh adalah Senam Kesegaran Jasmani (SKJ), Senam Pagi Indonesia (SPI), jalan sehat. Jika Anda menggemari senam aerobik, sebaiknya pilihlah senam aerobik yang intensitasnya rendah (low impact).
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam berolah raga agar kesehatan dan kebugaran kita dapatkan, bukannya penyakit yang kita dapatkan setelah berolah raga atau hal lain yang sifatnya negatif yang tidak kita inginkan dikarenakan salah memilih jenis olah raga yang tepat.
Bagi anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan dan dalam proses pembentukan karakter serta intelegensia maka untuk mereka perlu diperhatikan hal-hal berikut dalam berolah raga:
- Tidak menghambat proses pertumbuhan tubuhnya
- Membantu dan mempercepat pertumbuhan tubuhnya
- Meningkatkan daya tahan tubuh
- Meningkatkan konsentrasi belajar
- Meningkatkan ketangkasan dan fleksibilitas
- Menimbulkan jiwa sportif
- Tidak memilih olah raga yang berisiko seperti: panjat tebing, hikking, balapan, dsb
Bagi orang dewasa yang perlu diperhatikan dalam berolah raga adalah usia, berat badan, dan kondisi fisik.
Orang yang memiliki berat badan berlebih/gemuk sangat tidak dianjurkan untuk melakukan olah raga lari, dan olah raga lainnya yang sangat mengandalkan tumpuan pada lutut seperti lompat tali, lompat jauh, dsb. Jika hal tersebut dilakukan kemungkinan besar akan terjadi cedera pada lutut yang akhirnya bukan kesehatan dan kebugaran yang didapat tapi justru penyakit.
Orang gemuk secara definisi adalah orang yang memiliki kadar lemak dalam tubuh melebihi 30%.Mereka yang memiliki berat badan berlebih/overweight bisa mengganti lari dengan berjalan santai yang berdurasi minimal 30 menit, atau dengan senam dan olahraga ringan lainnya. Jika ingin berat badannya turun dengan olah raga cobalah melakukan senam ringan yang dibantu dengan olah nafas (pernafasan). Walaupun gerakannya ringan tapi jika dilakukan dengan pernafasan maka akan membantu proses pembakaran lemak dalam tubuh dan keringatpun dapat keluar tanpa harus berlari yang dapat membuat cedera pada lutut. Atau juga dapat melakukan olah raga aerobik (jangan salah persepsi....)
...lihat disini...
Untuk mereka yang lanjut usia atau berumur 60 tahun keatas olah raga yang sangat direkomendasikan adalah jalan santai dan senam, terutama senam pernapasan.Dalam hal ini, tujuan olahraga bagi manula cenderung ke arah sehat (peningkatan kebugaran). Olahraga kesehatan yang dipilih sebaiknya yang bersifat massal, tanpa alat, murah dan meriah (sesuai dengan intensitas/takaran dan kemampuan), mudah dilakukan, dan bermanfaat serta aman. Sebagai contoh adalah Senam Kesegaran Jasmani (SKJ), Senam Pagi Indonesia (SPI), jalan sehat. Jika Anda menggemari senam aerobik, sebaiknya pilihlah senam aerobik yang intensitasnya rendah (low impact).