18.3.09

Memilih Olah Raga yang Tepat

Posted by Abu Azzam On 12.59 No comments
Jika diantara masyarakat kita ada yang memiliki semangat untuk berolahraga tentunya itu sudah point positif untuk menjaga kesehatan dan kebugaran, tetapi yang perlu diperhatikan adalah apakah olahraga tersebut sudah pas bagi mereka.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam berolah raga agar kesehatan dan kebugaran kita dapatkan, bukannya penyakit yang kita dapatkan setelah berolah raga atau hal lain yang sifatnya negatif yang tidak kita inginkan dikarenakan salah memilih jenis olah raga yang tepat.

Bagi anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan dan dalam proses pembentukan karakter serta intelegensia maka untuk mereka perlu diperhatikan hal-hal berikut dalam berolah raga:
  • Tidak menghambat proses pertumbuhan tubuhnya
  • Membantu dan mempercepat pertumbuhan tubuhnya
  • Meningkatkan daya tahan tubuh
  • Meningkatkan konsentrasi belajar
  • Meningkatkan ketangkasan dan fleksibilitas
  • Menimbulkan jiwa sportif
  • Tidak memilih olah raga yang berisiko seperti: panjat tebing, hikking, balapan, dsb
Untuk lebih lengkapnya informasi olah raga untuk anak-anak dapat dilihat...disini...

Bagi orang dewasa yang perlu diperhatikan dalam berolah raga adalah usia, berat badan, dan kondisi fisik.

Orang yang memiliki berat badan berlebih/gemuk sangat tidak dianjurkan untuk melakukan olah raga lari, dan olah raga lainnya yang sangat mengandalkan tumpuan pada lutut seperti lompat tali, lompat jauh, dsb. Jika hal tersebut dilakukan kemungkinan besar akan terjadi cedera pada lutut yang akhirnya bukan kesehatan dan kebugaran yang didapat tapi justru penyakit.

Orang gemuk secara definisi adalah orang yang memiliki kadar lemak dalam tubuh melebihi 30%.

Mereka yang memiliki berat badan berlebih/overweight bisa mengganti lari dengan berjalan santai yang berdurasi minimal 30 menit, atau dengan senam dan olahraga ringan lainnya. Jika ingin berat badannya turun dengan olah raga cobalah melakukan senam ringan yang dibantu dengan olah nafas (pernafasan). Walaupun gerakannya ringan tapi jika dilakukan dengan pernafasan maka akan membantu proses pembakaran lemak dalam tubuh dan keringatpun dapat keluar tanpa harus berlari yang dapat membuat cedera pada lutut. Atau juga dapat melakukan olah raga aerobik (jangan salah persepsi....)
...lihat disini...

Untuk mereka yang lanjut usia atau berumur 60 tahun keatas olah raga yang sangat direkomendasikan adalah jalan santai dan senam, terutama senam pernapasan.
Dalam hal ini, tujuan olahraga bagi manula cenderung ke arah sehat (peningkatan kebugaran). Olahraga kesehatan yang dipilih sebaiknya yang bersifat massal, tanpa alat, murah dan meriah (sesuai dengan intensitas/takaran dan kemampuan), mudah dilakukan, dan bermanfaat serta aman. Sebagai contoh adalah Senam Kesegaran Jasmani (SKJ), Senam Pagi Indonesia (SPI), jalan sehat. Jika Anda menggemari senam aerobik, sebaiknya pilihlah senam aerobik yang intensitasnya rendah (low impact).

10.3.09

Resiko Kurang Gerak dan Olah Raga

Posted by Abu Azzam On 08.45 No comments

Bagi mereka yang kurang gerak dan olah raga harus berhati-hati, karena mereka kemungkinan besar akan memiliki resiko seperti dibawah ini:

  1. Meningkatnya berat badan yang akan menjadi beban berat berbagai organ tubuh, persendian, dan otot-otot.
  2. Mengerutkan dan mengurangi ukuran otot sehingga menjadikannya tidak mempu bekerja dengan baik.
  3. Menimbulkan rasa nyeri pada punggung serta kekakuan pada persendian dan tulang punggung
  4. Mengecilkan dan mengurangi kemampuan jantung, disamping menyebabkan timbulnya penyakit-penyakit jantung seperti tekanan darah tinggi atau tekanan darah rendah.
  5. Berkurangnya kondisi sehat setelah kerja keras yang dilakukan.
  6. Mengurangi jumlah jam produktif karena kurang gerak dan kebugaran fisiknyapun berkurang.
  7. Berkurangnya simpanan energi kimiawi sehingga kemampuan tubuh berkurang dalam menghadapi tuntutan fisik.
  8. Terjadi banyak penyakit seperti luka, kesulitan pencernaan, stress menahun, dan depresi.
  9. Bertambahnya frekuensi detak jantung dan pernafasan saat melakukan gerak kerja fisik.
  10. Mudah capai dan letih akibat kerja apapun.
  11. Berkurangnya kemampuan tubuh untuk menyerap oksigen. Ini berarti menyebabkan turunnya kemampuan fisik.
  12. Mengurangi kelenturan tubuh dan ekuatan otot, dan selanjutnya mengurangi daya tahan tubuh.
  13. Meningkatnya kadar lemak dalam tubuh yang kemudian menimbulkan beban pada tubuh sehingga tidak energik.
  14. Meningkatkan kadar kolesterol dalam darah yang menyebabkan terjadinya penebalan pembuluh nadi dan menjadikan tubuhnya memiliki resiko tinggi.
  15. Menyebabkan kegemukan yang menimbulkan berbagai permasalahan seperti pencernaan, nyeri dibagian bawah punggung, lekukan pada bagian bawah punggung, dan tekanan dibagian antara perut dan dada.
  16. Menimbulkan masalah pada organ pernafasan berupa tekanan pada paru-paru, tertutupnya saluran udara, dan kesulitan bernafas.
  17. Tidak berfungsinya kandung kemih, liver, dan organ-organ vital lainnya.
  18. Meningkatnya kadar gula dalam darah yang menyebabkan mudah terkena berbagai penyakit.
  19. Secara umum, tubuh menjadi mudah lemas, tidak energik, dan kurang bergairah.
Paling tidak seperti itulah kemungkinan yang akan terjadi bagi mereka yang kurang gerak dan olah raga.
Apakah anda memiliki poin-poin diatas?.....
Waspadalah....Waspadalah....Kematian dapat terjadi dimana saja.
Mari kita segera mengantisipasi dan mencegahnya dengan banyak gerak dan berolahraga secara teratur.